
Satpol PP Tertibkan PKL di Trotoar Kramat Jati
17 menit yang lalu
Evaluasi bersama panitia dan pengurus olahraga membahas keselamatan atlet serta rekomendasi perbaikan prosedur.
Terbit · 1 min read

KONI Jawa Tengah dan panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mengevaluasi keselamatan atlet setelah tiga insiden terjadi selama ajang tersebut. Menurut laporan ANTARA, evaluasi melibatkan panitia besar Porprov, delegasi teknik, dan pengurus cabang olahraga.
Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah Budi Santoso mengatakan evaluasi dilakukan pada Rabu (28/10/2026) malam. Evaluasi tersebut membahas tiga insiden yang melibatkan atlet dari Jepara, Kota Semarang, serta Blora.
Salah satu insiden adalah meninggalnya atlet selam asal Jepara saat mengikuti perlombaan di perairan sekitar Awann Costa, Semarang Barat, pada Minggu (25/10/2026). Atlet pencak silat asal Kota Semarang juga meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit pada Rabu (28/10/2026).
Insiden ketiga menimpa atlet pencak silat asal Blora yang mengalami kejang setelah benturan kepala saat bertanding pada Selasa (27/10/2026). Laporan ANTARA tidak merinci identitas atlet tersebut maupun kondisi selanjutnya.
Budi menyebut tiap cabang olahraga memiliki prosedur operasional standar yang mengacu pada ketentuan pengurus besar cabang masing-masing. Ia menekankan keselamatan atlet perlu menjadi prioritas, termasuk dalam keputusan wasit dan juri untuk menghentikan pertandingan.
“Keselamatan atlet itu diutamakan. Wasit dan juri yang menentukan penghentian pertandingan harus sesuai prosedur,” kata Budi. Hasil evaluasi, menurut dia, akan menjadi bahan rekomendasi kepada pengurus cabang olahraga tingkat pusat dan daerah jika ada ketentuan yang berpotensi menghambat penanganan keselamatan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Tengah Aria Chandra mengatakan pemerintah provinsi telah meminta klarifikasi atas insiden-insiden tersebut dan mendorong evaluasi menyeluruh. Sebelumnya, KONI Jawa Tengah juga mengevaluasi cabang selam, termasuk penambahan tenaga medis dan kapal penyelamat serta pengetatan pemeriksaan kesehatan atlet.