
EPC 2026 Jadi Ajang Pembinaan Basket U-21
12 menit yang lalu
Tapak Suci dinilai berperan membina karakter generasi muda dan melahirkan atlet pencak silat berprestasi.
Terbit · 1 min read

Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi peran Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam membina karakter dan prestasi generasi muda. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Tapak Suci periode 2026–2031.
Rapat kerja tersebut berlangsung di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu (1/11/2026). ANTARA mengutip siaran resmi Kantor Staf Presiden yang menyebut Listyo Sigit menyampaikan bahwa Indonesia memerlukan generasi patriotis, cinta tanah air, berintegritas, dan unggul.
Menurut Listyo Sigit, pendidikan dan latihan pencak silat di Tapak Suci tidak hanya mengembangkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan keimanan, akhlak, kedisiplinan, persaudaraan, dan integritas. Ia menyebut nilai-nilai itu tercermin dalam semboyan perguruan tersebut.
Ia berharap nilai-nilai itu terus dipertahankan agar Tapak Suci dapat membina generasi muda yang patriotis, mencintai tanah air, dan mampu bersaing. Listyo Sigit juga mengapresiasi kontribusi perguruan itu dalam mengembangkan pencak silat dan melahirkan atlet berprestasi.
Pada ASEAN University Games 2024, atlet Tapak Suci meraih enam medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Listyo Sigit mengatakan prestasi itu perlu ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang.
Ia juga menilai pencak silat berpotensi menjadi sarana diplomasi budaya Indonesia. Menurutnya, seni bela diri tradisional itu dapat memperkenalkan nilai-nilai bangsa kepada masyarakat dunia dan memperkuat persahabatan antarbangsa.
Listyo Sigit berharap Tapak Suci melahirkan pendekar dan atlet berprestasi yang dapat menjadi duta budaya Indonesia. Ia mengajak keluarga besar perguruan menjaga soliditas organisasi, mengabdi kepada bangsa dan negara, serta mendukung program nasional.
Dalam rapat tersebut, Listyo Sigit mengajak peserta memperkuat semangat pengabdian, keberanian membela kebenaran, dan kepedulian terhadap kelompok lemah. Ia juga menyampaikan salam hormat Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga besar Tapak Suci serta mengingatkan bahwa Prabowo pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia.