
Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan The Fed
14 menit yang lalu
Pembalap MotoGP bisa dikenai denda hingga penalti posisi start jika berulang kali absen acara promosi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, MotoGP memperkenalkan aturan yang memungkinkan pembalap dikenai penalti posisi start jika berulang kali tidak menghadiri acara promosi. Kebijakan itu menuai sorotan di tengah keluhan Marc Marquez mengenai makin beratnya tuntutan terhadap para pembalap.
Laporan yang sama, yang mengutip The Race, menyebut aturan tersebut disampaikan kepada tim melalui surat elektronik Asosiasi Tim Balap Internasional (IRTA) saat MotoGP Australia, Jumat (23/10/2026). Laporan iNews.id itu ditulis dari Phillip Island.
Sanksi tidak lagi terbatas pada denda, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas pembalap di lintasan.
Pelanggaran pertama mendapat peringatan resmi, sedangkan pelanggaran kedua dikenai denda 5.000 euro atau sekitar Rp101,27 juta. Denda naik menjadi 10.000 euro atau Rp202,54 juta pada pelanggaran ketiga.
Pada pelanggaran keempat, pembalap terancam denda 15.000 euro atau Rp303,81 juta serta peringatan dari pengawas balapan FIM. Pelanggaran kelima dapat berujung pengurangan waktu latihan, sedangkan pelanggaran keenam berpotensi menghasilkan penalti posisi start.
Kewajiban menghadiri acara promosi itu mencakup konferensi pers, kegiatan promosi sebelum balapan, parade pembalap, sesi tanda tangan, hingga acara pertemuan dengan penggemar.
Menurut laporan tersebut, pengecualian diberikan untuk alasan cedera, kebutuhan medis, atau komitmen promosi tim yang telah disetujui sebelumnya.