
Kementerian PU Siapkan Rp2,99 Triliun untuk P3-TGAI 2027
29 menit yang lalu
Youbel Sondakh ingin mengembangkan pemain pelapis dan mencari pemain asing yang sesuai kebutuhan tim.
Terbit · 1 min read

Satria Muda Pertamina Bandung memprioritaskan peningkatan kemampuan pemain lapis kedua dan ketiga untuk menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2027. Menurut laporan ANTARA, pelatih Youbel Sondakh menyampaikan hal itu di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Youbel mengatakan prioritas tersebut disampaikan seusai final IBL All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, pada Minggu (1/11/2026). Satria Muda mengalahkan Dewa United Banten dengan skor 77-75.
“Menurut saya, pemain lapis kedua dan ketiga harus lebih berkembang. Tidak cukup hanya beberapa pemain yang tampil menonjol, saya ingin semuanya bisa,” kata Youbel.
Menurut laporan yang sama, Youbel menilai timnya masih memiliki ruang untuk berkembang meski berhasil menjuarai turnamen tersebut. Ia memperkirakan persaingan IBL musim depan akan lebih ketat, antara lain karena jumlah pertandingan bertambah dan ada penyesuaian kompetisi.
Youbel ingin semua pemain memiliki kesiapan yang merata agar tim tidak hanya bergantung pada pemain inti. “Karena tahun depan kompetisinya tambah berat dengan bertambahnya pertandingan. Ada beberapa hal yang disesuaikan dari kompetisi. Jadi saya mau mereka semua sudah siap tempur,” ujarnya.
Selain mengembangkan pemain pelapis, Youbel menyebut tim juga perlu mencari pemain asing berkualitas. Ia mengatakan Satria Muda memiliki waktu sekitar dua bulan untuk bersiap sebelum kompetisi musim berikutnya dimulai.
Kapten Satria Muda Abraham Damar Grahita juga menilai pemain asing perlu melengkapi kebutuhan tim. Ia mengatakan banyak pemain muda Satria Muda yang masih berpotensi meningkatkan kemampuannya sehingga komposisi pemain yang tepat penting untuk menghadapi IBL 2027.
Abraham mengatakan, “Yang paling penting kita perlu menemukan pemain asing yang bisa melengkapi kita semua. Tim ini masih punya ruang berkembang yang sangat besar, banyak sekali pemain mudanya.” Satria Muda menjadi tim pertama yang meraih dua gelar IBL All Indonesian secara beruntun setelah menjuarai kompetisi serupa pada 2025.