
Rafael Nadal Akan Bergabung dengan Direksi Real Madrid
15 menit yang lalu
Kursus teknologi di universitas lansia China mengajarkan keterampilan digital sekaligus membuka ruang interaksi sosial.
Terbit · 2 min read

Sejumlah warga lanjut usia di China mengikuti kursus kecerdasan buatan (AI), penyuntingan video, dan teknologi lain di universitas untuk lansia. Menurut laporan ANTARA yang mengutip Xinhua, kelas-kelas itu membantu peserta menggunakan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari dan mencoba keterampilan baru.
Zhao Minghui, 71 tahun, mengikuti kelas di Universitas Ningxia, Yingchan, Ningxia, China barat laut, dan mendaftar kursus AI pada 2026. Setelah mengikuti kelas di universitas tersebut, ia belajar menggunakan WeChat, melakukan pembayaran melalui ponsel, memesan tiket, membuat janji temu medis, dan menyunting video pendek.
Sebelumnya, Zhao kerap meminta bantuan anak-anaknya untuk menggunakan ponsel pintar. Ia kini memanfaatkan AI untuk mencari jawaban dan berbincang ketika merasa bosan; Zhao mengatakan tetap ingin mengikuti perkembangan zaman meski usianya bertambah.
Instruktur Yu Cheng mengatakan sekitar 60 hingga 70 persen muridnya belum bisa menggunakan ponsel pintar ketika ia mulai mengajar pada 2019. Kini, menurut Yu, ia jarang menemui murid dengan kesulitan serupa.
Kelas teknologi untuk lansia juga tersedia di sejumlah wilayah China. Di Qingdao, instruktur Ji Pengcheng mengajarkan penyuntingan video kepada sekitar 12 murid dengan menampilkan layar ponsel di layar besar dan membantu peserta yang kesulitan.
Wang Weiyu, 69 tahun, mengikuti kelas di Universitas Lansia Qingdao pada 2026. Dalam enam bulan, ia mempelajari perangkat lunak penyuntingan, teknik pengambilan gambar, dan templat video, lalu membagikan hasil karyanya ke grup keluarga di WeChat.
Laporan yang sama menyebut China memiliki lebih dari 323 juta penduduk berusia 60 tahun ke atas pada 2025, atau 23 persen dari populasi. Data resmi yang dikutip menunjukkan 53,7 persen kelompok usia tersebut menggunakan internet, sementara penetrasi internet nasional mencapai 80,1 persen.
Permintaan kursus teknologi juga terlihat dari pendaftaran yang cepat penuh. Pada 2025, seluruh 60 kursi kursus DeepSeek AI di sebuah universitas untuk lansia di Guangzhou terisi dalam puluhan detik; di Ningxia, lebih dari 3.600 orang mendaftar kursus teknologi. Peserta Xu Zonggang, 70 tahun, mengatakan keterampilan baru membuat masa pensiunnya lebih bermakna.