
Kemenag Usulkan Fasilitas Khusus Ma’had Aly
11 menit yang lalu
NextDev mendampingi technopreneur mengembangkan solusi digital dan menjajaki kolaborasi.
Terbit · 2 min read

Telkomsel kembali membuka program NextDev ke-12 untuk mendorong technopreneur lokal mengembangkan solusi digital berbasis kecerdasan buatan yang berdampak bagi masyarakat. Menurut laporan ANTARA, program bertema “AI-Powered Innovations” ini memprioritaskan perusahaan rintisan yang menggunakan atau mengeksplorasi AI untuk menjawab persoalan sosial dan lingkungan.
General Manager Household Consumer Business Region Bali Nusra Telkomsel, Ricky Erickson Panggabean, menyampaikan keterangan di Denpasar, Jumat (6/11/2026). Ia mengatakan NextDev menjadi wadah bagi technopreneur untuk membuktikan bagaimana teknologi dapat menjawab persoalan nyata.
Ricky mengatakan program itu akan mendampingi peserta dalam memperkuat teknologi, bisnis, dan dampak, serta membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem Telkomsel. Ia menyebut NextDev sebagai bagian dari upaya perusahaan mendukung pengembangan solusi digital.
NextDev ke-12 terdiri atas tahap Scouting, Academy, dan Summit. Pada tahap Scouting, kurasi memprioritaskan solusi yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi AI, dengan penilaian mencakup kinerja bisnis, dampak, keunikan inovasi, serta kualitas dan kesiapan technopreneur.
Sebanyak 20 technopreneur terpilih akan menjalani validasi dan presentasi sebelum diseleksi menjadi 10 peserta Academy. Mereka akan mendapat pendampingan di bidang teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, memperkuat model bisnis, meningkatkan operasional, dan menciptakan nilai tambah melalui AI.
Sepuluh peserta terbaik berpeluang menjajaki kerja sama dengan unit terkait di Telkomsel, mulai dari eksplorasi kebutuhan hingga pengembangan, uji coba, integrasi, atau komersialisasi solusi sesuai kesiapan dan relevansinya. Perkembangan peserta dan bukti dampak inovasi akan dipresentasikan dalam NextDev Summit pada 2027.
Dalam rangkaian kunjungan promosi di enam kota, termasuk Denpasar, Telkomsel mengadakan Pitching Battle bagi technopreneur yang lolos kurasi awal. Tiga perusahaan rintisan yang mengikuti kegiatan di Denpasar adalah Tripbone, Drillo, dan CABE Akademi; Drillo mendapat kesempatan jalur langsung ke 20 besar NextDev ke-12.
Perwakilan Drillo.id, Syifa, mengatakan solusi pendidikan berbasis AI yang mereka kembangkan membantu siswa dan sekolah menganalisis hasil ujian untuk mengetahui kemampuan yang perlu ditingkatkan, selain menyediakan latihan soal. Menurut laporan yang sama, Drillo telah bekerja sama dengan delapan sekolah di Bali dan menjangkau lebih dari 1.900 siswa; pendaftaran NextDev dibuka hingga 9 November 2026.