
Udara Jakarta Tidak Sehat pada Selasa Pagi
15 menit yang lalu
ANTARA merangkum inflasi Jakarta, pernyataan gubernur, hoaks, dan langkah mencegah balap liar.
Terbit · 1 min read

ANTARA merangkum lima peristiwa di Jakarta pada Senin (2/11/2026), termasuk inflasi tahunan Oktober, pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tentang konser Andrea Bocelli dan pemberantasan narkoba, serta rencana penutupan akses JLNT Antasari.
Menurut laporan ANTARA, Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengikuti keputusan pemerintah pusat mengenai konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran pada 3 November 2026. Ia menyampaikan hal itu di Balai Kota, Jakarta, pada Senin (2/11/2026).
Pramono mengatakan ia hampir tidak pernah memberikan pernyataan tentang konser tersebut. Menurut dia, setelah konser itu menjadi pembicaraan publik, Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti keputusan pemerintah pusat.
Menurut laporan yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Oktober 2026 sebesar 2,52 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang andil 0,66 persen.
Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto mengatakan komoditas penyumbang utama inflasi kelompok tersebut ialah daging ayam ras, beras, dan minyak goreng. Ia menyampaikan keterangan itu di Jakarta pada Senin (2/11/2026).
ANTARA juga mengutip Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Marulina Dewi yang mengatakan hoaks terbanyak di Jakarta saat ini berupa penipuan yang mengatasnamakan pejabat publik, termasuk undangan palsu dan penipuan daring. Dewi menyampaikan keterangan itu di Balai Kota pada Senin (2/11/2026).
Dalam laporan yang sama, Pramono menyatakan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Polri untuk memberantas narkoba, khususnya di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Balai Kota pada Senin (2/11/2026).
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memasang portal di lima titik akses JLNT Antasari untuk mengantisipasi balap liar. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Oktavianus Pasaribu mengatakan penutupan berlaku setiap akhir pekan mulai Sabtu (14/11/2026), pukul 00.00 hingga 04.00 WIB, karena banyak balap liar.