
DPRD Nagekeo Desak OPD Percepat Program 2026
10 menit yang lalu
Gubernur Jawa Barat memperingatkan risiko longsor jika kebun teh di lereng Bandung Selatan beralih menjadi kebun sayur.
Terbit · 1 min read

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memperingatkan risiko bencana longsor akibat alih fungsi kebun teh menjadi perkebunan sayur di Bandung Selatan. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan peringatan itu di Bandung pada Kamis (29/10/2026).
Peringatan tersebut menyusul perusakan sedikitnya 5.000 pohon teh di sekitar 0,4 hektare lahan milik PTPN I Regional 2 Kertamanah, Pangalengan, Kabupaten Bandung. ANTARA menyebut pohon-pohon itu digergaji oleh pihak yang tidak disebutkan identitasnya dan peristiwa tersebut memicu kemarahan Aliansi Petani Pangalengan.
Dedi mengatakan fokusnya bukan pada konflik agraria yang mungkin melatarbelakangi peristiwa itu, melainkan pada hilangnya tanaman yang berfungsi menjaga konservasi tanah dan mencegah bencana di lereng pegunungan.
“Saya tidak ada urusan dengan konflik agrarianya, tapi yang saya tekankan adalah jangan menebang tanaman yang memiliki fungsi konservasi, menjaga lingkungan dari ancaman bencana. Kalau kebun teh terus ditebangin, diganti dengan perkebunan sayur, nanti longsor. Bandung itu lereng gunung. Kalau kemudian semuanya berubah jadi kebun sayur, sudah, tunggu kehancurannya,” ujar Dedi melalui pernyataan resmi, menurut laporan ANTARA.
Dedi menyatakan alih fungsi lahan berulang, termasuk di kawasan hutan yang pernah mengalami kebakaran, dapat dimanfaatkan kelompok berkepentingan untuk mencari keuntungan pribadi. Ia memperingatkan bahwa keselamatan masyarakat setempat dapat terdampak.
Ia meminta warga perdesaan dan petani tidak menjadi alat pihak yang menjalankan bisnis tanaman sayur tanpa memperhitungkan daya dukung lingkungan di lereng terjal. Dedi berharap tindakan serupa tidak berulang.
Menurut laporan yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan perlindungan vegetasi kebun teh di Pangalengan dan Ciwidey. Dedi menyebut pemeliharaan tutupan lahan dan fungsi konservasi diperlukan untuk menekan risiko longsor dan menjaga kelestarian lingkungan.