
Kaltara Sesuaikan Layanan MBG di Daerah Terpencil
14 menit yang lalu
BIAS November menyasar anak usia sekolah, sementara capaian imunisasi MR dan HPV pada Agustus masih di bawah target 90 persen.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat koordinasi dengan sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan orang tua untuk pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada November 2026. Upaya itu ditujukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi hingga target 90 persen, menurut laporan ANTARA.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni, menyampaikan hal itu kepada ANTARA di Jakarta, Senin (26/10/2026). Program tersebut menyasar anak usia sekolah di DKI Jakarta.
Sri mengatakan pelaksanaan BIAS pada November difokuskan pada optimalisasi cakupan, termasuk menjangkau anak yang belum memperoleh imunisasi dalam pelaksanaan sebelumnya.
BIAS dilaksanakan pada Agustus dan November. Untuk November, jadwalnya mencakup vaksin DT bagi anak kelas 1 SD serta vaksin Td bagi anak kelas 2 dan 5 SD.
Dalam laporan yang sama, Sri menyebut pelaksanaan BIAS pada Agustus lalu mencakup vaksin MR bagi anak kelas 1 SD untuk mencegah campak dan rubela, serta vaksin HPV bagi anak kelas 5 SD untuk mencegah kanker serviks.
Capaian vaksin MR untuk anak kelas 1 SD tercatat 124.035 anak atau 88,98 persen. Sementara itu, vaksin HPV untuk anak kelas 5 SD diberikan kepada 59.230 anak atau 89,02 persen.
Sri mengatakan kedua capaian tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mencapai target 90 persen. “Melalui penguatan koordinasi dengan sekolah, fasyankes, dan dukungan orang tua, diharapkan cakupan imunisasi dapat terus ditingkatkan sehingga mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Sri kepada ANTARA.