
Kerusuhan Prancis Ganggu Bioskop dan Produksi Hollywood
12 menit yang lalu
Api yang mendekati Majalengka berhasil dikendalikan, tetapi sejumlah titik masih terpantau dan luas kebakaran belum diketahui.
Terbit · 1 min read

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ciremai, Jawa Barat, masih berlangsung hingga Sabtu (24/10/2026) siang. Menurut laporan iNews.id, jumlah titik api berkurang dari semula 13 titik, tetapi sejumlah titik masih terpantau.
Kebakaran mulai terjadi pada Rabu (21/10/2026) malam. Api sempat menyebar ke sejumlah titik terpisah di kawasan tersebut.
Pada Jumat (23/10/2026) malam, sebaran api dari wilayah Kuningan mendekati Kabupaten Majalengka, menurut laporan yang sama.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Majalengka memutus penyebaran api sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah itu. Koordinasi melalui komunikasi radio membantu petugas memantau pergerakan api dan mengantisipasi penyebarannya.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Toni Anwar mengatakan, “Waktu hari kedua memang mengarah ke Kabupaten Majalengka, tetapi tim dari Majalengka sudah memotong sehingga api bisa dikendalikan apinya tidak merembet ke Majalengka,” menurut laporan iNews.id.
Hingga Sabtu siang, sejumlah titik api mulai padam dan hanya beberapa titik yang masih terpantau. Laporan tersebut menyebut asap tebal masih membubung dari kawasan hutan yang terbakar.
Otoritas terkait belum menyampaikan keterangan resmi mengenai luas hutan yang terbakar maupun zona terdampak. Data itu masih dinantikan untuk mengetahui skala kebakaran di kawasan Gunung Ciremai.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.