
Investasi AS di Batam untuk Industri Baterai
10 menit yang lalu
Penilaian calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027 akan mencakup 16 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Terbit · 1 min read

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 169 calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara untuk 2027. Menurut laporan ANTARA, Tenaga Ahli Satgas KNMP KKP I Andi Nurjaya Nurdin menyampaikan hal itu di Kendari.
Pembekalan bagi tim penilaian dan fasilitasi kesiapan calon lokasi berlangsung pada 27–29 Oktober 2026. Andi menyampaikan keterangan tersebut saat ditemui di Kendari pada Kamis (29/10/2026).
Calon lokasi tersebar di 14 kabupaten, yakni Bombana, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, Muna Barat, dan Wakatobi, serta Kota Baubau dan Kota Kendari.
Menurut laporan yang sama, pembekalan ditujukan untuk menyamakan persepsi antarsurveyor, meningkatkan kemampuan teknis, dan memastikan akuntabilitas program. Peserta disiapkan menggunakan instrumen penilaian untuk memeriksa kelayakan calon lokasi.
Penilaian mengacu pada enam kriteria: basis masyarakat, terutama nelayan dan kelompok terkait kegiatan kelautan dan perikanan; ketersediaan kelembagaan ekonomi; kesiapan lahan; utilitas; sarana dan prasarana; serta penerimaan masyarakat dan pemerintah daerah.
KKP melibatkan lima mitra pembangunan untuk survei dan fasilitasi kesiapan lokasi. Mitra tersebut adalah Universitas Halu Oleo, Universitas 19 November Kolaka, Institut Teknologi Kelautan Buton, Universitas Muhammadiyah, dan LSM Leuser; durasi kontraknya sekitar dua bulan.
Secara nasional, pembekalan melibatkan 3.500 peserta dari 37 provinsi dan didukung aplikasi digital. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif mengingatkan tim agar berpegang pada data dan kondisi nyata masyarakat pesisir serta menggali kebutuhan berbagai kelompok yang terlibat dalam usaha perikanan.
Masuknya suatu wilayah dalam daftar calon atau kedatangan tim survei belum berarti lokasi pembangunan telah ditetapkan. Penetapan lokasi definitif bergantung pada hasil pemeriksaan, penilaian, dan tingkat kesiapan masing-masing wilayah.