
BEI NTT Dorong Pertumbuhan Investor Muda
9 menit yang lalu
Program di Hargobinangun menggabungkan layanan posyandu dengan kebun pangan untuk mendukung gizi ibu dan anak.
Terbit · 2 min read

Kementerian Kesehatan menyatakan integrasi pelayanan posyandu dan Kebun Pangan Perempuan di Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi upaya untuk menekan stunting dan memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil serta balita. Menurut laporan ANTARA, program itu diperkuat di tingkat desa.
Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes Lovely Daisy menjelaskan dalam keterangan di Jakarta pada Jumat (23/10/2026) bahwa kebun pangan melengkapi konsep posyandu integrasi siklus hidup. Layanan itu mencakup ibu hamil, bayi, balita, remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia.
Lovely mengatakan intervensi gizi penting pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), karena perkembangan otak anak berlangsung pesat sejak dalam kandungan hingga berusia dua tahun. Menurutnya, sekitar 85 persen perkembangan otak terjadi dalam rentang usia tersebut.
“Oleh karena itu, kesehatan ibu dan pemenuhan gizi anak perlu dijaga sejak masa kehamilan. Pemantauan tumbuh kembang rutin tiap bulan melalui buku KIA dan penyuluhan kepada orang tua menjadi sangat krusial,” kata Lovely.
Program yang digagas melalui skema Desa BRILiaN 1.000 HPK itu meresmikan gedung baru Posyandu Lili dan area kebun pangan terpadu. Kebun tersebut ditujukan untuk mendukung ketersediaan makanan tambahan bergizi berbasis pangan lokal.
Dalam keterangan yang sama, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menyebut perempuan berperan dalam ketahanan pangan keluarga dan pemenuhan gizi ibu serta anak. Ia mengatakan kebun itu juga dapat menjadi ruang partisipasi, pengembangan keterampilan, dan peluang ekonomi bagi perempuan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mengatakan pemenuhan gizi ibu dan anak membutuhkan layanan kesehatan berkelanjutan serta ketersediaan pangan sehat di tingkat keluarga. Ia berharap dukungan kebun pangan dapat mengoptimalkan pangan lokal untuk makanan tambahan sekaligus memberdayakan kader posyandu dan kelompok wanita tani.
Fatimah, kader posyandu setempat, menyampaikan kegembiraannya atas gedung dan fasilitas baru. “Kami sangat senang dan bahagia, terlebih kami mendapatkan gedung baru untuk pelayanan posyandu. Ini tentu menambah semangat kader-kader kami dan meningkatkan kualitas pelayanan posyandu yang ada,” ungkapnya.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.