
SIM Keliling Jakarta Tersedia di Lima Lokasi
12 menit yang lalu
Tito meninjau tanggul terdampak banjir susulan dan menyerahkan bantuan bagi warga.
Terbit · 2 min read

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau tanggul yang terdampak banjir susulan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Menurut laporan CNBC Indonesia, peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan dan memetakan penanganan yang diperlukan.
Pada Selasa (3/11/2026), Tito bersama rombongan meninjau tanggul Sungai Krueng Meureudu di Desa Dayah Usen dan berdialog dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Asyari. Ia juga meninjau tanggul Sungai Alue Keutapang serta lahan sawah rusak berat yang telah ditanami jagung di Desa Beuringen.
Tito mengatakan banjir susulan menghambat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sejumlah jembatan dan jalan yang telah diperbaiki kembali terdampak, sementara permukiman yang sudah dibersihkan kembali berlumpur.
Di hadapan awak media di Desa Alue Keutapang, Tito menyebut curah hujan di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih tinggi. Ia mengatakan kondisi tersebut memicu banjir berulang.
Menurut laporan yang sama, Tito menilai pembangunan tanggul diperlukan untuk melindungi permukiman di sekitar sungai. Pengerukan juga perlu dilakukan karena bencana Sumatera pada November 2025 menyebabkan sedimentasi di sejumlah sungai.
Catatan Satgas yang dikutip laporan itu menyebut 137 sungai di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami sedimentasi dengan panjang yang beragam. Tito mengatakan pengerukan dapat dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, TNI, maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Dalam peninjauan tersebut, Tito menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak. Ia mengatakan pemerintah berupaya mencari solusi agar banjir serupa tidak kembali terjadi, termasuk melalui pembangunan bendungan dan tanggul.
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai wujud kehadiran negara. Ia membenarkan banjir susulan berdampak pada permukiman, terutama yang berada dekat sungai.
Bantuan yang diserahkan mencakup satu kendaraan pasokan air multifungsi dari Satgas PRR, sembilan pompa air untuk Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, dan Aceh Utara, serta bantuan tunai masing-masing Rp200 juta untuk Desa Dayah Usen dan Desa Alue Keutapang. Kementerian Sosial juga menyalurkan paket sembako dan bantuan logistik darurat.