
Saksi Mengaku Melihat Ijazah Asli Jokowi
17 menit yang lalu
BEI menetapkan target kapitalisasi pasar Rp30.000 triliun dan 35 juta investor pada 2030 lewat rencana induk baru.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan menjadi salah satu dari 10 bursa terbesar di dunia. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan target itu masuk dalam rencana induk 2026-2030.
Jeffrey menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (28/10/2026).
"Melalui masterplan 2026-2030 Bursa Efek Indonesia telah menetapkan arah strategis jangka panjang untuk mewujudkan pasar modal Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing global dengan aspirasi menjadi salah satu dari 10 bursa terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dan nilai transaksi," kata Jeffrey.
Aspirasi tersebut diterjemahkan ke dalam empat target utama pada 2030. BEI membidik kapitalisasi pasar sebesar Rp30.000 triliun dan rata-rata nilai transaksi harian Rp31 triliun.
Dua target lainnya adalah 1.100 perusahaan tercatat dan 35 juta investor pasar modal.
Menurut laporan yang sama, untuk mencapai target tersebut BEI menyusun kerangka strategi yang terdiri atas empat pilar bisnis dengan dukungan lima penopang. Kerangka itu menjadi landasan untuk memperkuat pertumbuhan dan daya saing pasar modal Indonesia.
Arah strategis tersebut diwujudkan melalui tiga kelompok inisiatif unggulan. Inisiatif pertama adalah penguatan likuiditas dan akses pasar, disusul perluasan penggalangan dana dan pembentukan modal, lalu pengembangan produk dan infrastruktur baru.
Menurut Jeffrey, ketiga inisiatif itu diarahkan untuk meningkatkan kedalaman dan likuiditas pasar serta memperluas sumber pendanaan bagi perusahaan. Inisiatif tersebut juga ditujukan untuk menghadirkan produk dan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan pelaku pasar.
"Kami menyadari bahwa pencapaian target jangka panjang tersebut memerlukan tahapan implementasi yang terarah dan berkesinambungan," ucapnya.