
Saksi Mengaku Melihat Ijazah Asli Jokowi
16 menit yang lalu
Bukalapak memperkuat literasi keuangan dan keamanan digital pelaku UMKM lewat program PUJAAN Vol. 5.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, PT Bukalapak.com Tbk (Buka) terus memperkuat literasi keuangan dan keamanan digital bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendukung pengembangan usaha mereka.
Plt Direktur Utama PT Bukalapak.com Tbk Natalia Firmansyah mengatakan, di era transformasi digital, akses terhadap layanan keuangan semakin luas. Pernyataan itu disampaikannya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Menurut Natalia, akses tersebut kerap tidak disertai pengetahuan tentang pengelolaan keuangan usaha dan risiko keuangan digital, seperti penipuan daring dan pinjaman daring (pinjol) ilegal.
Untuk menjembatani kesenjangan antara akses dan pemahaman keuangan digital, perusahaan kembali menghadirkan Pelaku Usaha Jagoan Pencari Cuan (PUJAAN) Vol. 5 bertema "Jagoan Buka Peluang". Program ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan, literasi digital, serta keamanan siber pelaku UMKM.
Natalia menyampaikan hal itu pada Puncak Penganugerahan Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5, Selasa (27/10/2026). "Kehadiran PUJAAN ini merupakan komitmen perusahaan dalam membuka akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan peluang penguatan UMKM," ujar dia.
Menurut laporan yang sama, program tersebut juga memberikan akses permodalan melalui kompetisi dengan hadiah puluhan juta rupiah. Para pelaku UMKM mendapat pendampingan untuk memperkuat kapasitas dalam pengelolaan dan keamanan uang digital, pemahaman investasi, serta pengambilan keputusan bisnis yang tepat.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai PUJAAN memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan digital untuk mengembangkan usaha. Ia menekankan pentingnya kerja sama pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas edukasi serta pendampingan, agar pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang digital sekaligus melindungi diri dari risikonya.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, mendorong pelaku UMKM tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memanfaatkannya untuk menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. Ia juga menyebut literasi keuangan penting agar pelaku UMKM dapat mengelola keuntungan secara produktif dan memperluas skala usaha.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Kompetisi Modal PUJAAN tahun ini terbuka bagi pelaku UMKM perempuan Mitra Bukalapak serta pelaku UMKM laki-laki maupun perempuan di bawah binaan itemku. Seluruh pemenang, yakni empat kategori Mitra Bukalapak dan tiga kategori itemku, berhak atas akses permodalan tunai dan produk investasi dari BMoney, serta sejumlah fasilitas lain.