
ANTARA Uraikan Cara Menghadapi Perundungan Kerja
11 menit yang lalu
KAI mengembalikan nama kereta yang sempat direncanakan berubah setelah menerima masukan masyarakat.
Terbit · 1 min read

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI membatalkan rencana perubahan nama sejumlah kereta api dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026. Menurut laporan CNN Indonesia, keputusan itu diambil setelah perusahaan menerima masukan, kritik, dan aspirasi masyarakat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan keputusan tersebut kepada awak media di Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). Ia mengatakan nama-nama yang sempat direncanakan berubah atau disederhanakan telah dikembalikan ke nama semula pada malam sebelumnya.
Anne menjelaskan, rencana penyederhanaan nama awalnya dimaksudkan untuk memudahkan operasional, seiring bertambahnya frekuensi perjalanan dan jumlah kereta. Namun, KAI menerima masukan bahwa nama kereta memiliki ikatan emosional dan nilai sejarah bagi penumpang.
Menurut Anne, masukan yang diterima berkaitan erat dengan layanan, operasional, dan sejarah perkeretaapian. Ia menyebut pelanggan juga melihat relasi perjalanan kereta, termasuk stasiun asal dan tujuan, serta layanan berdasarkan nama kereta.
KAI sebelumnya menyampaikan rencana penyesuaian nama melalui akun Instagram @kai121_. Dalam unggahan pada Minggu (1/11/2026), perusahaan menyebut penyederhanaan ditujukan agar informasi perjalanan lebih sederhana dan mudah dikenali.
Dalam unggahan yang sama, KAI menyatakan penyesuaian nama dimaksudkan untuk membantu pelanggan mengingat rute dan tidak mengurangi komitmen perusahaan terhadap pelayanan maupun nilai historis perjalanan pelanggan.
KAI juga menyebut sejumlah nama kereta tetap dipertahankan, antara lain Argo Dwipangga, Argo Lawu, Senja Utama Solo, Fajar Utama Solo, Senja Utama YK, Fajar Utama YK, Mutiara Selatan, dan Manahan.