
IHSG Turun 3,78%, CNBC Indonesia Muat Rekomendasi Saham
13 menit yang lalu
Aktor Inggris itu dikenal lewat Star Trek dan X-Men serta berkarier panjang di panggung teater.
Terbit · 1 min read

Aktor Inggris Sir Patrick Stewart, yang dikenal sebagai pemeran Profesor Charles Xavier atau Profesor X dalam waralaba film X-Men, meninggal dunia pada usia 86 tahun. Menurut laporan ANTARA, Stewart wafat di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Rabu (28/10/2026).
Keluarga menyampaikan kabar kematiannya melalui pernyataan yang diunggah di akun media sosial pada Kamis (29/10/2026). Dalam pernyataan itu, keluarga menyebut Stewart mengalami sakit akibat Alzheimer dan demensia Lewy body.
Laporan yang sama menyebut Stewart meninggal dengan didampingi istrinya, Sunny Ozell, serta keluarga dan orang-orang terdekat.
Lahir di Mirfield, West Yorkshire, Inggris, pada 13 Juli 1940, Stewart tumbuh dalam keluarga kelas pekerja. Ia mulai tertarik pada seni peran saat berusia 12 tahun setelah seorang guru memperkenalkannya pada karya William Shakespeare.
Stewart mendapat beasiswa untuk belajar di Bristol Old Vic Theatre School, lalu bergabung dengan Royal Shakespeare Company pada 1960-an. Ia menghabiskan sekitar 14 tahun tampil dalam berbagai pementasan dan memainkan sejumlah karakter Shakespeare, termasuk Mark Antony dan Macbeth.
Karier televisinya dikenal luas setelah ia memerankan Kapten Jean-Luc Picard dalam serial Star Trek: The Next Generation, yang tayang selama tujuh musim sejak 1987 hingga 1994. Ia kemudian kembali memerankan Picard dalam beberapa film Star Trek dan serial Star Trek: Picard pada 2020 hingga 2023.
Stewart memerankan Profesor X dalam film X-Men yang dirilis pada 2000. Ia mengulang peran tersebut dalam sejumlah film, termasuk X2: X-Men United, Logan, dan Doctor Strange in the Multiverse of Madness.
Atas kiprahnya di teater, Stewart meraih tiga penghargaan Olivier dan mendapat nominasi Tony Awards. Ia juga meraih Grammy Award pada 1996 untuk kategori album tutur terbaik melalui rekaman Peter and the Wolf, serta menerima gelar kebangsawanan dari Ratu Elizabeth II pada 2010.