
Warga Washington Nilai Pemilu Sela sebagai Referendum
9 menit yang lalu
Oscar Puente mengundurkan diri setelah kecelakaan kereta di Toledo yang menewaskan 69 orang.
Terbit · 1 min read

Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente mengumumkan pengunduran dirinya setelah kecelakaan kereta cepat di Toledo yang menewaskan 69 orang dan melukai sekitar 200 lainnya. Menurut laporan ANTARA yang mengutip surat kabar El País, Puente menyampaikan keputusan itu di hadapan Komisi Tetap Kongres pada Selasa (3/11/2026).
Kecelakaan yang dimaksud terjadi pada 28 Oktober 2026 di dekat Urda, Provinsi Toledo. Kereta cepat Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti.
Puente mengatakan keputusan mundur itu didasari tanggung jawab dan martabat politik. Ia menilai seorang menteri transportasi tidak seharusnya tetap menjabat setelah dua kecelakaan terjadi dalam waktu kurang dari setahun.
Menurut laporan yang sama, Puente semula berencana menunggu hasil awal penyelidikan sebelum mengumumkan pengunduran dirinya. Ia juga mengatakan tidak akan maju sebagai kandidat utama Partai Pekerja Sosialis Spanyol di Valladolid dalam pemilihan yang dijadwalkan pada 29 November.
Dalam pernyataannya, Puente membela kinerja pemerintah dalam pembangunan infrastruktur kereta api dan membantah bahwa jalur cepat Madrid-Seville diabaikan. Ia menyebut pemerintah telah meluncurkan program modernisasi jalur tersebut senilai 780 juta euro, atau sekitar 873 juta dolar AS dan Rp15,83 triliun.
Puente menegaskan infrastruktur itu tidak ditelantarkan maupun dilupakan. Laporan ANTARA menyebut ia menjelaskan bahwa gangguan pada sistem perlindungan kereta otomatis menyebabkan rangkaian kereta berhenti.
Setelah kereta berhenti, petugas pengendali mengizinkan kereta Renfe kembali melaju dengan kecepatan normal, menurut penjelasan Puente dalam laporan tersebut. Pada Januari, kecelakaan lain di jalur cepat yang menghubungkan Madrid dan Seville menewaskan 46 orang.