
DPRD Nagekeo Desak OPD Percepat Program 2026
9 menit yang lalu
Opini penulis menyoroti belanja mahasiswa sebagai sumber permintaan bagi usaha di sekitar kampus UHO.
Terbit · 1 min read

Menurut opini yang dimuat CNBC Indonesia, keberadaan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) ikut menciptakan permintaan bagi usaha di sekitar kampus dan kawasan lain di Kota Kendari. Penulis menilai belanja mahasiswa dapat menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Dalam tulisannya, penulis menggambarkan kegiatan perdagangan dan jasa di sekitar kampus berlangsung sejak pagi hingga malam. Usaha yang melayani kebutuhan mahasiswa antara lain rumah kos, warung makan, pedagang kebutuhan harian, kedai kopi, toko kelontong, dan jasa laundry.
Menurut penulis, mahasiswa yang tinggal di kos memiliki kebutuhan rutin seperti makanan, air minum, perlengkapan kuliah, internet, transportasi, dan jasa laundry. Kebutuhan itu, dalam analisisnya, menciptakan peluang bagi warga setempat untuk membuka atau mengembangkan usaha.
Penulis menjelaskan bahwa belanja mahasiswa berpotensi menghasilkan rangkaian transaksi lanjutan. Pendapatan pemilik warung, misalnya, dapat digunakan untuk membeli bahan makanan dari pedagang atau pemasok, sehingga uang beredar di antara pelaku usaha lokal.
Penulis juga menyajikan simulasi dengan asumsi jumlah mahasiswa UHO sekitar 40.000 orang dan pengeluaran rata-rata Rp5.000 per mahasiswa per hari. Berdasarkan asumsi tersebut, ia menghitung potensi transaksi Rp200 juta per hari, sekitar Rp6 miliar dalam 30 hari, dan Rp73 miliar dalam simulasi 365 hari.
Penulis menegaskan bahwa angka tahunan itu bukan nilai transaksi yang dipastikan terjadi di sekitar kampus. Pola belanja mahasiswa berbeda-beda; sebagian berbelanja di luar kawasan kampus atau pulang ke daerah asal, sementara kegiatan ekonomi juga dipengaruhi masa libur perkuliahan.
Dalam opini tersebut, penulis menyebut perkembangan kawasan sekitar UHO sebagai contoh hubungan antara pendidikan dan ekonomi perkotaan di Kendari. Ia berpendapat pertumbuhan usaha perlu diimbangi penataan kebersihan, sampah, parkir, lalu lintas, drainase, keamanan, dan fasilitas umum.