
Nasi Dingin dan Pengaruhnya pada Gula Darah
10 menit yang lalu
Kesepakatan pembiayaan mendukung reformasi ekonomi Mesir dan mencakup langkah untuk mendorong investasi serta transisi hijau.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA yang bersumber dari Xinhua, Mesir menandatangani kesepakatan pembiayaan senilai 1 miliar dolar AS dengan Bank Dunia untuk mendukung reformasi ekonomi. Perjanjian itu ditandatangani Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Direktur Divisi Bank Dunia untuk Mesir, Yaman, dan Djibouti Alwaleed Alatabani.
Penandatanganan berlangsung di Ibu Kota Administratif Baru, sebelah timur Kairo, dalam upacara yang dihadiri Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly. Laporan tersebut tidak menyebutkan tanggal upacara penandatanganan.
Kabinet Mesir menyatakan program itu bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi dan memperbaiki iklim bisnis. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan Mesir terhadap guncangan eksternal dan mendorong transisi hijau.
Reformasi struktural yang dicakup antara lain peningkatan tata kelola badan usaha milik negara, pengurangan hambatan investasi swasta dan pertumbuhan, serta pengembangan persaingan yang sehat.
Langkah lainnya mencakup peningkatan pemungutan pendapatan dalam negeri dan pengurangan biaya pembiayaan pemerintah, menurut keterangan kabinet Mesir.
Kabinet Mesir mengatakan langkah-langkah itu akan mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan meningkatkan kemampuan negara dalam menangani dampak perubahan iklim.
Menurut laporan yang sama, dewan direksi Grup Bank Dunia menyetujui pembiayaan 1 miliar dolar AS tersebut pada Mei 2026. Persetujuan itu disebut sejalan dengan kerangka kerja kemitraan strategis Bank Dunia dengan Mesir untuk periode 2023-2027.