
IHSG Menguat 0,31 Persen ke 5.282,31
10 menit yang lalu
Forum Australia Update 2026 membahas keterampilan tenaga kerja dan agenda kerja sama Indonesia-Australia.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan Manado Post, Monash University Indonesia menggelar Australia Update 2026 untuk membahas kebutuhan tenaga kerja terampil dan kerja sama ekonomi Indonesia-Australia. Forum tersebut berlangsung di BSD City pada Selasa (13/10/2026).
Sekitar 150 peserta mengikuti forum yang mengevaluasi lima tahun pelaksanaan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Pembahasan juga diarahkan pada agenda kerja sama untuk 2026–2030.
Laporan yang sama menyebut transformasi digital, kecerdasan buatan, dan transisi hijau sebagai perubahan yang menuntut tenaga profesional mampu menyesuaikan diri. Peningkatan keterampilan menjadi salah satu agenda yang dibahas.
Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono menilai pertumbuhan perdagangan dan investasi perlu diikuti peningkatan kualitas tenaga kerja. Ia juga menilai mobilitas talenta perlu diperkuat agar kebutuhan industri dapat dijawab lebih efektif.
Forum membahas peluang pergerakan tenaga profesional, termasuk perawat, tenaga pengasuh, pekerja kesehatan, dan pekerja konstruksi. Kemitraan antara perguruan tinggi, pendidikan vokasi, dan industri turut dibahas sebagai bagian dari solusi.
Pelaksana Tugas Pro Vice-Chancellor dan President Monash University, Indonesia, Profesor Claire Macken, menyampaikan bahwa perjanjian menyediakan kerangka, sedangkan manusia menciptakan nilai tambah.
Monash menyatakan komitmen memperkuat kapasitas nasional melalui pendidikan dan kolaborasi riset, termasuk riset transisi energi bersama PLN. Gagasan dari forum itu akan menjadi rekomendasi bagi tinjauan umum IA-CEPA berikutnya.