
SIM Keliling Jakarta Tersedia di Lima Lokasi
10 menit yang lalu
Lelang delapan seri SBSN menerima penawaran Rp28,55 triliun, dengan Rp16,65 triliun dimenangkan pemerintah.
Terbit · 1 min read

Pemerintah memenangkan Rp16,65 triliun dari lelang delapan seri surat berharga syariah negara (SBSN) pada Selasa (3/11/2026). Menurut laporan CNBC Indonesia, penawaran yang masuk mencapai Rp28,55 triliun.
Lelang tersebut mencakup seri SPNS16122026, SPNS04052027, SPNS19072027, PBS030, PBS040, PBSG002, PBS034, dan PBS038. Laporan CNBC Indonesia menyebut target indikatif lelang sebesar Rp10 triliun.
Dana hasil lelang akan digunakan untuk membiayai kebutuhan anggaran pembangunan dalam APBN 2026, menurut laporan tersebut.
Pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan menyatakan, “Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kedelapan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp16,65 triliun,” sebagaimana dikutip CNBC Indonesia.
Penawaran untuk tiga seri berjangka pendek meliputi Rp7,631 triliun pada SPNS16122026, Rp5,515 triliun pada SPNS04052027, dan Rp7,896 triliun pada SPNS19072027.
Untuk lima seri lainnya, penawaran tercatat Rp1,894 triliun pada PBS030, Rp2,473 triliun pada PBS040, Rp2,465 triliun pada PBSG002, Rp0,3394 triliun pada PBS034, dan Rp0,343 triliun pada PBS038.
Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk seri berjangka panjang berada di kisaran 7 persen. PBS038 mencatat angka tertinggi, yakni 7,71213 persen, sedangkan SPNS16122026 mencatat angka terendah, 6,30000 persen.
SPNS16122026 menjadi seri yang paling banyak diperebutkan berdasarkan rasio penawaran terhadap jumlah yang dimenangkan, atau bid to cover ratio, sebesar 15,26 kali.