
Saksi Mengaku Melihat Ijazah Asli Jokowi
18 menit yang lalu
Ulasan, peringkat, dan percakapan komunitas menjadi rujukan konsumen dalam menilai produk dan bisnis.
Terbit · 2 min read

Ulasan pelanggan, peringkat, dan komunitas digital semakin berperan dalam keputusan pembelian, menurut artikel opini Joko Rurianto yang diterbitkan ANTARA. Tulisan tersebut menyebut konsumen kerap mencari pengalaman pengguna lain sebelum memilih produk atau layanan.
Artikel itu tidak mencantumkan tanggal kejadian khusus. Naskah diterbitkan ANTARA pada Rabu (28/10/2026) dan membahas perubahan perilaku konsumen di lingkungan digital.
Mengutip survei BrightLocal 2026, tulisan tersebut menyebut 97 persen konsumen membaca ulasan daring sebelum memilih bisnis atau produk, sedangkan 41 persen selalu membaca ulasan sebelum bertransaksi. Sebanyak 49 persen responden disebut memercayai ulasan daring setara dengan rekomendasi teman atau keluarga.
Artikel itu mengaitkan kecenderungan tersebut dengan konsep bukti sosial: saat menghadapi ketidakpastian, konsumen dapat menjadikan keputusan orang lain sebagai acuan. Ulasan dan peringkat dianggap memberi gambaran pengalaman pengguna, sementara paparan promosi yang berulang dapat membuat konsumen lebih skeptis terhadap pesan perusahaan.
Menurut angka BrightLocal yang dikutip dalam tulisan itu, 74 persen konsumen hanya memercayai ulasan yang ditulis dalam tiga bulan terakhir. Artikel tersebut juga menyebut 31 persen konsumen pada 2026 hanya mempertimbangkan bisnis dengan peringkat minimal 4,5 bintang, dibandingkan 17 persen pada tahun sebelumnya.
Tulisan itu turut mengutip penelitian Harvard Business School yang menyatakan kenaikan satu bintang pada peringkat bisnis dapat meningkatkan pendapatan 5 hingga 9 persen. Artikel tersebut tidak merinci metode atau konteks penelitian yang menjadi dasar angka itu.
Selain ulasan pada platform belanja, forum dan grup daring disebut menjadi tempat konsumen bertukar pengalaman mengenai produk, layanan purnajual, dan potensi masalah. Artikel itu mencontohkan Reddit, Telegram, Discord, serta Xiaohongshu dan Naver sebagai bagian dari ekosistem komunitas digital.
Perkembangan kecerdasan buatan juga dibahas dalam artikel tersebut. Dengan mengutip BrightLocal, penulis menyebut penggunaan kecerdasan buatan untuk mencari referensi bisnis meningkat dari 6 persen pada 2025 menjadi 45 persen pada 2026; informasi yang dirangkum teknologi itu tetap bersumber dari ulasan, peringkat, dan percakapan konsumen.
Artikel yang sama mengutip laporan Bazaarvoice bahwa 52 persen konsumen global menjadikan ulasan pelanggan nyata sebagai faktor terpenting dalam keputusan pembelian. Penulis menyimpulkan bahwa pengalaman pelanggan dan reputasi digital menjadi perhatian penting bagi perusahaan, karena konsumen turut membentuk narasi tentang merek.