
BEI Sebut Indonesia dan India Buka Data Saham
13 menit yang lalu
Kawasan agrowisata di Pronojiwo disiapkan sebagai pilihan wisata dan edukasi, dengan pembukaan ditargetkan pada awal 2027.
Terbit · 1 min read

Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengembangkan agrowisata berbasis perkebunan buah, peternakan, dan edukasi pertanian sebagai pilihan selain Air Terjun Tumpak Sewu. Menurut laporan ANTARA, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Galih Permadi menyampaikan pengembangan itu di Lumajang pada Sabtu (31/10/2026).
Salah satu kawasan yang disiapkan berada di lahan pribadi seluas 3 hektare milik Tolib. Area tersebut dirancang sebagai tempat rekreasi sekaligus pembelajaran budidaya tanaman buah dan kegiatan peternakan.
Menurut Galih, komoditas yang dikembangkan meliputi salak, jeruk, durian, dan stroberi. Salak dan durian disiapkan sebagai produk unggulan, sedangkan stroberi menjadi komoditas pendukung yang dinilai sesuai dengan kondisi tanah dan cuaca setempat.
Pembangunan kawasan itu telah mencapai sekitar 40 persen. Pengelola juga menyiapkan jalan tembus agar pengunjung dapat berkeliling di area perkebunan.
Dinas Pariwisata Lumajang mendampingi pengembangan sejak tahap pembangunan, termasuk memberi masukan mengenai konsep, daya tarik, dan kegiatan wisata. Menurut laporan yang sama, pendampingan juga mencakup rencana edukasi peternakan kambing dan unggas.
Kawasan tersebut berpeluang dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran luar ruang bagi pelajar, termasuk kunjungan sekolah. Rencana itu menjadi bagian dari pengembangan pengalaman wisata di Pronojiwo, yang selama ini dikenal melalui wisata alam, terutama Tumpak Sewu.
Galih berharap agrowisata dapat menambah pilihan kegiatan bagi wisatawan dan mendorong mereka menikmati Pronojiwo lebih lama. Dinas Pariwisata Lumajang menargetkan kawasan tersebut mulai dibuka pada awal 2027.
Persiapan pembukaan mencakup penyelesaian pembangunan fisik, pemenuhan perizinan, dan promosi. Pengembangan ini diarahkan untuk memperluas pilihan wisata alam, agrowisata, dan edukasi di Pronojiwo.