
Lima Makanan Sarapan untuk Mendukung Fungsi Otak
12 menit yang lalu
Perusahaan menyiapkan pengurangan tenaga kerja sebagai bagian dari upaya efisiensi dan perombakan organisasi.
Terbit · 1 min read

Walt Disney berencana melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap beberapa ribu karyawan untuk memangkas biaya operasional dan merombak organisasi. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip CNBC International, sejumlah manajer diminta memangkas biaya hingga 20 persen, berdasarkan keterangan sumber yang tidak disebutkan namanya.
Laporan CNBC Indonesia pada Rabu (4/11/2026) menyebut rencana tersebut. Laporan itu tidak merinci lokasi karyawan yang akan terdampak maupun waktu pelaksanaan PHK terbaru.
Pemangkasan ini menjadi gelombang terbaru sejak Josh D'Amaro menjabat sebagai CEO Disney pada awal 2026. Perusahaan sebelumnya mengumumkan rencana memangkas hingga 1.000 karyawan pada April, terutama di divisi pemasaran.
Pada September 2026, Disney kembali memangkas sekitar 300 pekerja, sebagian besar dari divisi sumber daya manusia dan teknologi. Bloomberg menjadi media pertama yang memberitakan rencana PHK terbaru tersebut, menurut laporan CNBC Indonesia.
Dalam surat kepada pemegang saham pada 5 Agustus, D'Amaro dan Direktur Keuangan Hugh Johnston menyatakan perusahaan berfokus mengurangi biaya untuk menyediakan kapasitas investasi bagi pertumbuhan. Mereka juga menyebut evaluasi atas sejumlah langkah masih berlangsung dan perusahaan akan menyampaikan informasi lebih lanjut.
Disney memperkenalkan program pensiun dini bagi sebagian karyawan pada Agustus. Dalam surat kepada karyawan pada 24 Agustus, Kepala Sumber Daya Manusia Disney Sonia Coleman menyebut program itu sebagai salah satu langkah penataan organisasi, yang juga mencakup pengurangan karyawan secara tidak sukarela di beberapa bagian dan akan berlanjut hingga 2027.
Laporan keuangan tahunan Disney mencatat perusahaan memiliki sekitar 231.000 karyawan pada akhir tahun fiskal 2025, yang berakhir pada September 2025. Netflix juga mengumumkan PHK sekitar 6% dari jumlah karyawannya melalui memo internal pada bulan sebelumnya, sementara Skydance diperkirakan mengurangi pekerja untuk mengejar target sinergi US$6 miliar dalam tiga tahun.
Disney dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan kuartal IV tahun fiskal 2026 pada 17 November 2026.