
Kaltara Sesuaikan Layanan MBG di Daerah Terpencil
14 menit yang lalu
Episode pertama seri Odyssey buatan AI ditonton sekitar 6,1 juta kali di X, sementara TechCrunch menilainya hambar.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Grok Imagine merilis episode pertama seri "Odyssey" yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) pada 24 September 2026. Rilis itu terjadi sekitar tiga bulan setelah Elon Musk menyatakan Grok akan merilis versi film "The Odyssey" yang akurat secara historis.
Laporan ANTARA itu mengutip siaran TechCrunch pada Minggu (25/10/2026). Menurut siaran tersebut, Musk sebelumnya mengkritik film "The Odyssey" karya Christopher Nolan karena Nolan melibatkan aktor non-kulit putih dan transgender dalam penggarapan film.
Menurut laporan yang sama, film Nolan itu proses pembuatannya mencakup pengambilan gambar di enam negara serta melibatkan ribuan pemeran dan kru. Film tersebut sukses besar di bioskop setelah dirilis pada Juli 2026.
Seri "Odyssey" versi Grok Imagine dibuat bekerja sama dengan Wonder Studios dan sutradara Dev Walker.
Episode pertama seri itu berdurasi sekitar tujuh menit dan diunggah di platform X. Tayangan itu sudah ditonton sekitar 6,1 juta kali.
Unggahan itu menerima sekitar 2,2 ribu komentar. Tidak sedikit komentator yang mengkritik episode tersebut dan menganggapnya tidak menarik.
TechCrunch menilai klip "Odyssey" versi Grok tidak seburuk yang dibayangkan dan jauh lebih mengesankan dibandingkan video lain yang belakangan diunggah Musk. Menurut TechCrunch, orang yang tidak mengetahui cara pembuatannya bisa mengira tayangan itu melibatkan aktor sungguhan di tempat yang nyata.
Pembaca narasi dan tokoh-tokoh dalam klip itu menggunakan bahasa Inggris, dan tidak ada yang berbicara dalam bahasa Yunani kuno.
Namun, cuplikan tersebut dinilai kurang memiliki sentuhan artistik, inspirasi, atau daya tarik manusiawi. Meski beberapa pengambilan gambar mungkin mampu meniru realitas dengan cukup meyakinkan, klip itu secara keseluruhan dinilai terasa hambar dan mati, sehingga penonton tidak punya alasan untuk peduli pada apa pun yang muncul di layar.