
Lalu Hadrian Minta Teknologi Pendidikan Merata
12 menit yang lalu
Warga menyoroti pemerintahan Trump, imigrasi, ekonomi, dan keterwakilan Washington DC.
Terbit · 1 min read

Warga Washington DC memandang pemilu sela Amerika Serikat sebagai penilaian terhadap Presiden Donald Trump. Menurut laporan ANTARA, sebagian warga berharap Partai Demokrat kembali menguasai Kongres, sementara warga lain mendukung Trump karena kebijakan imigrasinya.
Dalam pemilu tersebut, warga memilih seluruh 435 anggota DPR, 35 anggota Senat, dan 36 gubernur.
George Olson mengatakan pembatasan kekuasaan Trump menjadi isu terpenting baginya. Ia berharap Kongres mengawasi belanja pemerintah federal dan tidak hanya menyetujui kebijakan presiden.
Susan Sarfati, 85 tahun, menilai Amerika Serikat menghadapi banyak persoalan mendesak. Ia mengutamakan pemerintahan yang peduli kepada masyarakat, tidak korup, serta menghormati kontribusi imigran.
Sarfati mengakui ekonomi, harga bahan bakar, dan harga makanan penting bagi banyak orang, tetapi menurutnya persoalan yang ia sebutkan sebelumnya lebih utama. Ia memperkirakan Demokrat akan memperoleh hasil baik dalam pemilihan DPR, Senat, dan gubernur.
Pandangan berbeda disampaikan Dorothey, 67 tahun, yang tidak menyebutkan nama belakangnya. Ia mengatakan kebijakan imigrasi menjadi pertimbangan utama dan memilih Trump karena menilai kemenangan Demokrat dapat menghambat upaya mengusir imigran ilegal.
Jeffrey Manzer, 66 tahun, menyebut pemilu itu sebagai referendum terhadap pemerintahan Trump dan mengatakan pemilih perlu menghentikan kebijakan yang berlangsung di tingkat nasional. Ia juga mengajak warga membela demokrasi di tingkat nasional dan di Washington DC serta menghentikan penjarahan di ibu kota.
Washington DC tidak memiliki senator dan hanya mengirimkan seorang delegasi ke DPR, yang tidak memiliki hak suara dalam pengesahan akhir undang-undang. Menurut laporan yang sama, Partai Republik saat ini memiliki mayoritas tipis di kedua kamar Kongres; Demokrat membutuhkan tambahan bersih tiga kursi di DPR dan empat kursi di Senat untuk mengambil alih kendali.