
Batas Bantuan Protesa Kaki BPJS Rp2,75 Juta
11 menit yang lalu
Yulia Evina Bhara menilai 10 film dalam program Asian Future di Tokyo International Film Festival 2026.
Terbit · 1 min read

Produser Yulia Evina Bhara menjadi salah satu juri program Asian Future di Tokyo International Film Festival (TIFF) 2026. Menurut laporan ANTARA, ia akan menilai 10 film bersama produser Eiko Mizuno-Gray dan sutradara Fujimoto Akio dari Jepang.
Yulia menyampaikan hal itu dalam acara karpet merah TIFF ke-39 di Tokyo pada Senin (26/10/2026) waktu setempat. Ia mengatakan para juri memiliki banyak pengalaman menonton film.
Yulia menilai film-film yang terpilih dalam program tersebut memiliki seleksi yang kuat. Ia menyebut Asian Future sebagai ruang bagi suara dan talenta yang kelak menjadi masa depan sinema Asia.
Program Asian Future telah hadir sejak TIFF ke-26 pada 2013. Program itu ditujukan untuk mendukung sineas muda dan berkembang di Asia yang telah membuat satu hingga tiga film panjang.
Tema film peserta tahun ini mencakup konflik dan rekonsiliasi dalam keluarga. Salah satu dari 10 film tersebut adalah “Desember Jani” (Jani Be Good), karya sutradara Indonesia Ariani Darmawan.
Film terbaik dalam program Asian Future akan menerima Asian Future Best Film Award. Yulia, yang pada 2023 terpilih sebagai salah satu Impactful Women oleh Variety International, baru pertama kali menjadi juri TIFF.
Sejumlah film produksi KawanKawan Media, rumah produksi yang dipimpin Yulia, pernah ditayangkan di TIFF. Salah satunya “The Science of Fictions” karya Yosep Anggi Noen, yang ditampilkan pada TIFF 2019.
Tahun ini Yulia juga mengikuti TIFFCOM, pasar bisnis konten audiovisual yang berlangsung bersamaan dengan TIFF. KawanKawan Media mempresentasikan “The Land of Jinn”, film panjang kedua sutradara Kevin Rahardjo, yang menurut Yulia merupakan produksi bersama Indonesia dan Kyrgyzstan.
Yulia mengatakan tim film “The Land of Jinn” mencari mitra melalui TIFFCOM, sementara proyek tersebut masih dalam tahap pascaproduksi atau pengerjaan. Kevin sebelumnya membuat “sMOTHERed” dan film pendek yang ditayangkan di Osaka Asian Film Festival serta Los Angeles Asian Pacific Film Festival.