
DKI Tutup Program Digitalisasi Pasar
10 menit yang lalu
Produksi dijadwalkan dimulai pada Desember 2027 dengan kapasitas awal 3.000 unit per tahun.
Terbit · 1 min read

Toyota Motor berencana memproduksi Hilux berbahan bakar hidrogen dengan teknologi sel bahan bakar di Thailand mulai Desember 2027. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Nikkei Asia, seluruh unit pada tahap awal akan diekspor.
Badan Investasi Thailand menyetujui insentif proyek itu pada Senin (19/10/2026). Nilai investasinya 1,49 miliar baht atau sekitar Rp798,6 miliar, berdasarkan kurs Rp536 per baht yang dicantumkan dalam laporan tersebut.
Merujuk rilis Badan Investasi Thailand, produksi akan berlangsung di pabrik Toyota Ban Pho, Provinsi Chachoengsao, dengan kapasitas 3.000 unit per tahun. Pasar ekspor awal yang disebutkan adalah Eropa, Australia, dan Selandia Baru.
Toyota akan menggunakan lini produksi Hilux yang sudah ada dan menambahkan proses pemasangan tangki hidrogen serta perakitan komponen utama, termasuk sel bahan bakar. Perusahaan juga berencana membangun stasiun pengisian hidrogen di pabrik itu.
Toyota diperkirakan membeli bahan baku dan komponen lokal senilai sekitar 640 juta baht atau Rp343 miliar per tahun. Komponen yang disebut mencakup sistem pendingin, jok, roda dan ban, kabel, serta bagian interior.
Proyek tersebut juga mencakup transfer teknologi dan pengetahuan produksi, keselamatan, serta manajemen personel kepada pihak di Thailand. Toyota juga akan membina pemasok lokal untuk kendaraan berbahan bakar sel bahan bakar.
Sekretaris Jenderal Badan Investasi Thailand Naruetam Terdsathirasak menyampaikan apresiasi kepada Toyota atas kepercayaannya terhadap potensi Thailand. Toyota telah mengumumkan rencana Hilux hidrogen sejak 2025, sementara versi produksinya dijadwalkan meluncur di Eropa pada 2028.
Sebelum produksi, Toyota berencana menguji teknologi Hilux hidrogen dalam Reli Dakar di Arab Saudi pada 1–15 Januari 2027. Mobil eksperimental DKR GR FC Hilux akan berlaga di kategori Dakar Future Mission 1000, dengan sekitar 1.000 kilometer etape kompetitif; menurut laporan yang sama, kendaraan itu memakai dua tumpukan sel bahan bakar yang menghasilkan daya 400 kW. Toyota menyatakan mobil tersebut telah selesai dibangun dan sedang menjalani pengujian dinamis.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.