
Kemdiktisaintek Dorong Riset Material Maju di Papua
11 menit yang lalu
Bahlil mengatakan kendaraan tambang dan perkebunan di Kalimantan masih mengantre untuk membeli BBM bersubsidi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menemukan kendaraan operasional pertambangan dan perkebunan masih mengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kalimantan.
Bahlil menyampaikan temuan itu saat berada di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Ia mengatakan kunjungan kerjanya ke Kalimantan berlangsung beberapa waktu sebelumnya, tanpa menyebut tanggal kunjungan tersebut.
Menurut laporan yang sama, kendaraan yang mengantre antara lain kendaraan berat seperti truk tronton. Bahlil mengatakan sebagian kendaraan itu digunakan untuk kegiatan tambang dan perkebunan.
“Contoh, tronton. Di Kalimantan kan saya kemarin dari sana. Mobil-mobil yang untuk tambang, sebagian untuk kebun, itu masih ada sebagian yang mengantre untuk mengambil BBM subsidi, ya,” ujar Bahlil.
Bahlil mengatakan BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat dan kelompok konsumen yang memenuhi ketentuan. Ia menilai penggunaan BBM subsidi oleh kendaraan operasional industri perlu mendapat perhatian pemerintah.
“Di darat kan banyak juga yang mobil-mobil yang seharusnya tidak boleh ngambil BBM subsidi itu dipakai,” katanya. Laporan iNews.id tidak merinci jenis kendaraan atau jumlah yang ditemukan mengantre.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.