
Kemensos Siapkan Skema PBI-JK Berbasis Desil
23 menit yang lalu
Gerakan ADK Movement diinisiasi untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat perlindungan anak.
Terbit · 1 min read

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menekankan kolaborasi lintas sektor untuk melawan perundungan dan mencegah kekerasan terhadap anak. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu setelah audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi di Jakarta.
Audiensi tersebut berlangsung di kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Doli mengatakan perlindungan anak membutuhkan sinergi pemerintah dan masyarakat di semua tingkatan.
Doli mengatakan pihaknya telah menginisiasi The ADK Movement, gerakan anti-perundungan dan kekerasan. Gerakan itu bertujuan meningkatkan kesadaran untuk memperkuat perlindungan anak dan mencegah perundungan di lingkungan pendidikan.
Menurut laporan yang sama, Doli menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan enam komisi DPR dan kementerian atau lembaga untuk mengampanyekan gerakan tersebut. Ia menyebut enam komisi DPR terkait dengan gerakan itu.
Doli juga menyebut sejumlah kementerian yang diajak berkoordinasi, antara lain kementerian yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pendidikan dasar dan menengah, dalam negeri, desa, kependudukan dan pembangunan keluarga, komunikasi dan digital, serta agama.
Arifah mengapresiasi kedatangan Doli dan anggota DPR RI Atalia Praratya. Menurut Arifah, kehadiran mereka menunjukkan perhatian, kepedulian, dan komitmen bersama untuk menjaga anak-anak, termasuk kepedulian terhadap kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan yang masih marak terjadi.