
Listyo Sigit Apresiasi Peran Tapak Suci
15 menit yang lalu
Abdulfattah A.K. Al-Sattari berharap rakyat Indonesia suatu hari dapat salat di Masjid Al-Aqsa saat Palestina merdeka dan damai.
Terbit · 1 min read

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari mendoakan rakyat Indonesia dapat menunaikan salat di Masjid Al-Aqsa suatu hari nanti. Menurut laporan ANTARA, doa itu disampaikan seiring harapan terwujudnya kebebasan dan perdamaian di Palestina.
Abdulfattah menyampaikan harapan tersebut dalam sambutannya pada peresmian Bulan Solidaritas Palestina 2026 di Monas, Jakarta, Ahad (1/11/2026).
Ia mengatakan pernah salat di Masjid Al-Aqsa lebih dari seribu kali dan berharap masyarakat Indonesia kelak dapat beribadah di sana. “Kami pernah salat di Masjid Al-Aqsa lebih dari seribu kali. Mimpi saya adalah melihat kalian, rakyat Indonesia, suatu hari salat di Masjid Al-Aqsa,” kata Abdulfattah.
Masjid Al-Aqsa berada di Yerusalem Timur dan dihormati sebagai tempat suci ketiga bagi umat Islam. Menurut laporan yang sama, status kompleks suci itu masih menjadi salah satu isu utama dalam konflik Israel-Palestina.
Abdulfattah menegaskan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa tetap menjadi tujuan perjuangan rakyat Palestina. Ia mengatakan doa masyarakat Indonesia menguatkan rakyat Palestina. Menurutnya, tanpa doa dan dukungan rakyat Indonesia, rakyat Palestina mungkin tidak bisa sampai saat ini.
Menurut laporan yang sama, Abdulfattah menilai dukungan dunia terhadap Palestina semakin terlihat, disertai penolakan terhadap Israel. Ia mengatakan dinamika politik dan hasil pemilihan umum Israel tidak serta-merta mengubah tekad ataupun menentukan masa depan perjuangan Palestina.
Pada kesempatan itu, Abdulfattah kembali menegaskan bahwa tekanan dan konflik yang berlangsung selama puluhan tahun tidak akan meruntuhkan tekad rakyat Palestina untuk mempertahankan tanah airnya. “Yang menang dalam pemilu adalah bangsa Palestina,” katanya menegaskan.