
PLN IP Uji Campuran Hidrogen dan Amonia
15 menit yang lalu
Nikson Silalahi meminta kader Gekira menjelaskan program secara akurat dan merawat persatuan.
Terbit · 1 min read

Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) berkomitmen menjembatani visi dan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan masyarakat, terutama umat Kristiani. Menurut laporan ANTARA, Ketua Umum Gekira Nikson Silalahi menyampaikan hal itu dalam arahan politik kepada kader di musyawarah daerah (musda) Gekira Kalimantan Utara.
Arahan tersebut disampaikan di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, pada Rabu (28/10/2026). Gekira merupakan organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), yang dipimpin Prabowo sebagai ketua umum dan ketua dewan pembina.
Nikson mengatakan tanggung jawab kader tidak hanya dijalankan melalui kegiatan organisasi formal. Kader juga perlu membangun hubungan dengan keluarga, gereja, dan komunitas masyarakat, serta terlibat dalam komunikasi digital.
Ia meminta kader menyampaikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan memeriksa kebenarannya sebelum menyebarkannya. Menurut Nikson, kemampuan membedakan fakta, opini, dan disinformasi merupakan bagian dari tanggung jawab politik di tengah derasnya arus informasi di media sosial.
Dalam konteks itu, Nikson merujuk pada pemikiran tentang risiko ketika seseorang tidak memahami politik. Ia menjelaskan bahwa literasi politik mencakup pemahaman tentang hubungan keputusan publik dengan kehidupan sehari-hari.
Nikson menyebut harga pangan, biaya pendidikan, pelayanan kesehatan, kesempatan kerja, dan perlindungan lingkungan berkaitan dengan kebijakan politik. Menurutnya, melek politik bukan berarti selalu membela partai atau pemerintah tertentu.
Literasi politik, katanya, menuntut kemampuan memahami kebijakan dan dampaknya, memeriksa informasi, menyampaikan kritik secara bertanggung jawab, serta berpartisipasi dalam kehidupan demokratis. Nikson mengatakan kader organisasi politik perlu menggunakan pengetahuan tersebut untuk menjelaskan program secara akurat sekaligus mendengar aspirasi dan kritik masyarakat.
Ia juga menceritakan pernah mendengar Prabowo menekankan risiko perpecahan bangsa dalam sebuah diskusi terbatas di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan. Menurut penuturan Nikson, Prabowo mengingatkan bahwa pemulihan persatuan akan sangat sulit jika bangsa terpecah dan kehancuran dapat menjadi taruhannya. Nikson mengatakan persatuan di masyarakat majemuk seperti Kalimantan Utara perlu dirawat melalui dialog, penghormatan terhadap hak warga, dan kerja bersama tanpa meniadakan perbedaan atau menghindari kritik.