
FATF Keluarkan Empat Negara dari Daftar Pengawasan
8 menit yang lalu
Iran memperingatkan konflik dapat meluas dan menyebut kesiapan militernya terus ditingkatkan.
Terbit · 1 min read

Juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, memperingatkan perang dapat meluas jika Amerika Serikat kembali melancarkan serangan bersama Israel. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan peringatan itu melalui platform X.
ANTARA melaporkan Akraminia menulis pernyataan tersebut pada Sabtu (31/10/2026). Waktu kejadian lain yang disebut dalam laporan adalah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Akraminia mengatakan konflik dapat meluas ke wilayah geografis yang jauh lebih luas jika Presiden AS Donald Trump kembali memulai aksi militer di kawasan tersebut.
Ia juga memperingatkan bahwa akhir konflik tidak akan berada dalam kendali Trump.
Akraminia merujuk pada rekam jejak Trump yang menurutnya telah mengkhianati diplomasi. Ia mengatakan militer Iran terus meningkatkan kesiapan tempur serta memantau pergerakan AS di kawasan.
Pernyataan itu muncul saat ketegangan di Timur Tengah masih tinggi setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang diikuti aksi balasan Iran di kawasan, menurut laporan ANTARA.
Laporan yang sama menyebut upaya diplomatik kemudian dilakukan dan Washington serta Teheran menandatangani nota kesepahaman pada Juni. Ketegangan masih berlanjut terkait pengaturan keamanan dan jalur pelayaran di Selat Hormuz.