
Tiga Kawasan yang Muncul Kembali akibat Kekeringan
15 menit yang lalu
Mohsen Rezaei mengatakan nada komunikasi Washington berubah, tetapi ia belum membalas surat JD Vance.
Terbit · 1 min read

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan sikap dan nada komunikasi Washington dalam dialog dengan Teheran telah berubah. Menurut laporan ANTARA yang bersumber dari Sputnik/RIA Novosti, ia menyampaikan hal itu pada Sabtu (31/10/2026).
Rezaei berbicara kepada televisi pemerintah Iran. Laporan tersebut tidak menyebutkan lokasi wawancara.
Rezaei juga mengatakan belum membalas surat dari Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara tersebut.
The Wall Street Journal, dengan mengutip sejumlah pejabat AS, melaporkan pada Rabu (28/10/2026) bahwa Vance mengirim surat kepada Rezaei. Surat itu disebut sebagai upaya melanjutkan diplomasi dan mencegah serangan besar-besaran baru AS setelah pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan pada 3 November mendatang.
Menurut ANTARA, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari 2026. Teheran kemudian membalas serangan tersebut.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan menghentikan permusuhan. Namun, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan tidak lama setelah kesepakatan itu.
ANTARA melaporkan konflik tersebut hingga kini belum terselesaikan.