
Kutu Kucing Bisa Menggigit Manusia
10 menit yang lalu
Demonstran berencana membawa 1.000 kendaraan ke Bangkok untuk menyuarakan keluhan ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar.
Terbit · 1 min read

Ribuan warga dari wilayah selatan Thailand berencana berkonvoi dengan 1.000 kendaraan menuju Gedung Pemerintah di Bangkok pada Kamis (5/11/2026). Menurut laporan Bangkok Post yang dikutip CNBC Indonesia pada Senin (2/11/2026), aksi itu direncanakan sebagai protes atas kenaikan harga bahan bakar dan upah pekerja yang dinilai rendah.
Konvoi dijadwalkan berangkat dari persimpangan Khuan Nong Hong, Distrik Cha Uat, Provinsi Nakhon Si Thammarat. Rencana tersebut diumumkan Kepala Tambon Krabi Noi, Mano Khrueakaeo.
Mano mengatakan aksi itu dimaksudkan untuk menyampaikan kesulitan ekonomi masyarakat kepada pemerintah pusat. Para demonstran juga berencana berkampanye dan berhenti di sejumlah titik sepanjang perjalanan ke ibu kota.
Menurut laporan yang sama, hingga Minggu sebelum laporan itu terbit, donasi untuk membiayai konvoi mencapai 570.000 baht. Aktivis politik Sondhi Limthongkul menyatakan akan menyumbangkan 100.000 baht untuk membantu pembelian bahan bakar.
Mano sebelumnya pernah mengikuti aksi menentang proyek land bridge Kra Isthmus di Thailand selatan. Rencana konvoi terbaru itu mendapat tanggapan dari Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Thailand, Anutin Charnvirakul.
Anutin mengatakan dirinya tidak khawatir terhadap rencana demonstrasi tersebut. Saat berada di Provinsi Nong Khai pada Senin (2/11/2026), ia menyatakan pemerintah terbuka mendengarkan demonstran selama hak konstitusional orang lain tidak disalahgunakan.
Anutin juga menyebut pemerintahannya bekerja untuk kepentingan publik. Ia mengingatkan polisi dan pejabat administrasi di lapangan agar membangun pemahaman dengan para demonstran.