
Investasi 500 Juta Dolar AS Masuk ke Batam
11 menit yang lalu
ANTARA menyatakan foto Zulhas dengan papan usulan MBG diganti uang tunai Rp300.000 adalah hasil manipulasi.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas yang seolah memegang papan berisi usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditutup dan diganti uang tunai. ANTARA menilai klaim tersebut hoaks.
Foto dalam unggahan itu memperlihatkan Zulhas berdiri di depan gerai sembako Koperasi Desa Merah Putih. Unggahan tersebut disertai narasi yang menanyakan apakah pengguna media sosial masih setuju.
Gambar itu menarasikan seakan-akan Zulhas mengusulkan penghentian program MBG dan menggantinya dengan bantuan uang tunai sebesar Rp300.000 per bulan.
Menurut laporan yang sama, berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi Zulhas yang mengusulkan penghentian program MBG dan penggantian bantuan tersebut dengan uang tunai Rp300.000 per bulan.
Foto yang beredar juga telah dimanipulasi. Foto aslinya ditemukan dalam publikasi ANTARA Foto berjudul "Kopdes Merah Putih di Takalar Jadi Percontohan Nasional" yang terbit pada 23 September 2025.
Foto asli itu memperlihatkan seorang petugas melintas di depan gerai sembako Koperasi Desa Merah Putih Aeng Batu-Batu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Di dalamnya, Zulhas tidak terlihat memegang papan berisi usulan penutupan MBG.
Koperasi tersebut menjadi percontohan nasional dengan tujuh unit usaha. Unit usaha itu meliputi gerai sembako, pangkalan gas, simpan pinjam syariah, agen pos, klinik dan apotek, kafe, serta gudang pupuk dan sarana produksi pertanian.
Dalam pemberitaan ANTARA pada 20 Oktober 2026, Zulhas menyampaikan empat langkah pembenahan program MBG dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah itu mencakup perluasan layanan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), pembenahan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), peningkatan keamanan dan mutu makanan, serta perbaikan data penerima manfaat dan penindakan terhadap penyimpangan.
Zulhas menegaskan bahwa pemerintah perlu memperluas pemerataan layanan, membenahi kekurangan pelaksanaan program, dan menindak tegas penyimpangan. Menurut ANTARA, pernyataan itu menunjukkan pemerintah sedang memperbaiki pelaksanaan MBG, bukan mengumumkan penghentian program atau penggantian bantuan dengan uang tunai, sehingga klaim dalam unggahan tersebut tidak berdasar.