
Pemerintah Siapkan Rp2,6 Triliun Subsidi PNM Mekaar
10 menit yang lalu
Jack Miller menolak MotoGP Qatar digelar di tengah situasi Timur Tengah, sementara Yamaha memilih mundur.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, pembalap Jack Miller menyatakan keberatan atas keputusan MotoGP tetap menggelar seri Qatar di tengah situasi yang disebut tidak aman di Timur Tengah.
MotoGP memasuki akhir musim dengan tiga balapan tersisa, yakni Qatar, Portugal, dan Valencia. Qatar menjadi seri beruntun yang digelar setelah balapan di Sepang, Malaysia.
Menurut laporan yang sama, situasi di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran. Miller disebut heran karena MotoGP sejauh ini tetap mempertahankan jadwal seri Qatar.
Dikutip dari Motorsport usai balapan di Sepang, Miller mengatakan ia tidak ingin berangkat ke Qatar. Menurutnya, ada 19 pembalap yang tidak ingin pergi ke sana.
Miller juga menyatakan tidak berpikir para pembalap harus balapan dalam kondisi seperti itu. Ia mengatakan para pembalap telah menyampaikan pendapat yang jelas dan akan menunggu keputusan penyelenggara.
Miller menilai pembalap harus bersatu dalam situasi genting agar suara mereka lebih didengar. Menurutnya, sikap itu tidak hanya demi pembalap, tetapi juga bagi staf, mekanik, dan pihak lain yang terlibat dalam kejuaraan.
Ia menambahkan, separuh orang di paddock disebut tidak ingin berangkat ke Qatar. Miller mengaku tidak memahami alasan mereka harus ke sana.
Menurut CNN Indonesia, tak lama kemudian Yamaha memutuskan menarik diri dari seri Qatar. Dengan keputusan itu, Miller bersama Fabio Quartararo, Alex Rins, dan Toprak Razgatliouglu tidak akan balapan di Losail.