
Korsel Denda Google dan Apple Rp866 Miliar
15 menit yang lalu
Siswi Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung itu menjuarai kejuaraan tinju tingkat Jawa Barat.
Terbit · 1 min read

Yumika Phingkan Ayu, siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menekuni tinju dan bercita-cita menjadi atlet untuk membanggakan orang tuanya. Menurut laporan ANTARA, ia menceritakan perjuangannya setelah mengikuti penutupan perayaan satu tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan.
Remaja berusia 16 tahun itu kini duduk di kelas 11 dan telah menjalani kehidupan asrama selama lebih dari satu tahun. Acara di Makassar berlangsung Kamis (29/10/2026).
Sebelum bergabung dengan SRT 4, Yumika menghadapi kesulitan ekonomi keluarga. Ibunya jatuh sakit akibat stroke dan serangan jantung setelah memikirkan biaya sekolah empat dari tujuh anaknya.
Ayahnya juga berhenti berjualan pakaian setelah terdampak pandemi COVID-19. Yumika sempat mengesampingkan keinginan bersekolah dan bekerja serabutan di rumah orang lain untuk membantu keluarganya.
Menurut laporan yang sama, tim Kementerian Sosial kemudian mendatangi rumah Yumika dan menawarkan program Sekolah Rakyat yang membebaskan biaya pendidikan. Tim itu juga menawarkan bantuan modal usaha untuk warung ibunya melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi serta jaminan kesehatan BPJS.
Di sekolah, Yumika berlatih tinju bersama guru olahraga. Ia meraih gelar juara tingkat Jawa Barat dalam kejuaraan tinju Fighter Reborn Bandung yang terafiliasi dengan KONI Jawa Barat.
Selain tinju, Yumika mengasah kemampuan olah vokal dan seni suara Sunda. Laporan ANTARA menyebut ibunya pernah berprofesi sebagai sinden Sunda, sedangkan kemampuan bela diri dan kesenian Yumika disebut diwarisi dari ayahnya.
Yumika juga bercita-cita menjadi anggota TNI yang mahir bela diri dan mendapat kesempatan mengikuti rekaman lagu resmi Sekolah Rakyat di Jakarta. ANTARA menyebut program tersebut memberikan akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.