
ESDM Luncurkan Dua Atlas Gempa Bumi
14 menit yang lalu
Produk berbasis PLLA itu ditujukan untuk merangsang pembentukan kolagen, dengan penggunaan yang memerlukan konsultasi medis.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, perusahaan bioteknologi asal Swedia, Nordberg Medical, meluncurkan Julaine of Sweden, produk injeksi berbasis poly-L-lactic acid (PLLA) yang dirancang untuk merangsang pembentukan kolagen.
Produk tersebut diluncurkan di Indonesia pada 2026. Laporan itu tidak menyebut tanggal peluncuran yang lebih spesifik.
Kolagen merupakan protein yang membantu menjaga kekuatan dan elastisitas kulit. Produksinya menurun seiring penuaan, sehingga kulit dapat kehilangan kekenyalan dan mengalami kerutan.
Penggunaan bahan biostimulator merupakan salah satu pendekatan dalam kedokteran estetika untuk merangsang pembentukan kolagen. Pendekatan ini bertujuan mendukung perbaikan kualitas kulit secara bertahap, dan hasilnya dapat berbeda pada tiap orang bergantung pada kondisi kulit serta respons tubuh.
ANTARA mengutip Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dr. Deasy Lius yang menekankan keamanan dalam memilih stimulator kolagen. “Saat memilih stimulator kolagen, keamanan adalah prioritas utama. Secara pribadi, saya selalu memperhatikan sertifikasi yang dimiliki oleh suatu produk,” katanya.
Deasy juga mengatakan, “Julaine memiliki profil keamanan yang kuat, dan saya sangat mengapresiasi upaya Nordberg Medical dalam meraih sertifikasi EU MDR serta mengupayakan persetujuan dari US FDA. Hal ini mencerminkan komitmen mereka terhadap kualitas dan keselamatan pasien,” menurut laporan tersebut.
Nordberg Medical menyebut Julaine meraih penghargaan untuk solusi estetika regeneratif terbaik dalam ajang AMWC 2026. Laporan itu menyatakan efektivitas dan keamanan metode perawatan perlu dinilai berdasarkan bukti klinis, termasuk potensi efek samping dan kesesuaiannya bagi pasien.
Prosedur injeksi biostimulator memerlukan penilaian tenaga medis yang kompeten. Konsultasi sebelum tindakan diperlukan untuk membahas kondisi pasien, tujuan perawatan, dan kemungkinan risikonya.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.